Mari Bersaudara!
Semua manusia
yang berpijak di dunia ini bersaudara. Orang di ujung dunia yang tak dikenal
pun juga bagian dari saudara kita. Jika mereka tidak memiliki hubungan
kekeluargaan, maka mereka adalah ukhuwah fi al-wathan, ukhuwah fi ad-din, atau
ukhuwah basyariyah. Mereka memiliki keterkaitan batin dengan kita sebagai
sesama hamba Tuhan.
Persaudaraan yang tercipta diantara
manusia kerap dinodai dengan noktah perselisihan. Perselisihan yang timbul
akibat perbedaan. Perbedaan ini dipandang sebagai medium dan awal pembuka pintu
perpecahan. Ini tidak hanya terjadi pada sekelompok manusia yang berbeda agama.
Bahkan, saudara seimanpun seringkali mengalami perpecahan lantaran perbedaan
yang terus merongrong.
Kita bisa lihat perpecahan yang sering terjadi pada umat Islam di
Indonesia. Sudah berapa kali kerusuhan terjadi disebabkan oleh perbedaan
pandangan antara satu kelompok Islam dengan kelompok Islam yang lain.
Keberagaman yang ada dalam Islam dipandang sebagai pemicu perselisihan, bukan sebagai
kekayaan yang terdapat dalam Islam.
Dalam komunitas kecilpun acapkali terjadi fanatisme radikal. Mereka
memandang bahwa kebenaran hanya ada di pihaknya, bukan pada kelompok yang lain.
Tidak hanya itu, di lingkungan yang dekat dengan kita ternyata juga tak luput
dari potret perselisihan hanya karena perbedaan kecil. Perbedaan yang kecil
itupun pada akhirnya merambat pada perselisihan yang besar.
Inilah yang mesti kita sadari sejak hari ini, detik ini. Menyadari bahwa
sebenarnya kita tak perlu memacu perselisihan dan perpecahan hanya karena
perbedaan, sebab sejatinya, perbedaan adalah warna yang melengkapi indahnya
pelangi hidup kita. Mari kita bergandengan tangan, bersaudara sejak hari ini,
besok, lusa dan kehidupan selanjutnya! J (El_@rief)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar